Penguatan Diskursus Pluralisme di Komunitas Mahasiswa


Pendidikan publik untuk isu pluralisme sangat penting dilakukan saat ini dimana politik identitas semakin menguat dan mulai memecah belah hubungan antar golongan serta merugikan kelompok minoritas dan perempuan. Pendidikan publik pluralisme ini dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya melalui penyebaran informasi dan peningkatan wacana pluralisme dikalangan kelompok-kelompok potensial yang dapat dikategorikan sebagai “agent of change”. Salah satu kelompok potensial tersebut adalah mahasiswa. Melalui mahasiswa, diharapkan sosialisasi isu-isu pluralisme akan semakin menguat dan menyebar ke publik. Oleh karena itu, untuk periode 2008 ini secara khusus KAPAL akan datang ke kampus-kampus untuk melakukan penguatan diskursus pluralisme ini di kalangan mahasiswa.

Selama 8 tahun berdiri, KAPAL Perempuan telah mengembangkan dirinya sebagai resource center untuk isu perempuan, pendidikan dan pluralisme. Perpustakaan KAPAL Perempuan saat ini misalnya telah memiliki lebih dari 2000 koleksi buku dan media lainnya yang telah dapat diakses melalui website. Selain itu, secara rutin KAPAL menyelenggarakan diskusi bulanan untuk memperkuat wacana pluralisme dengan berbagai tema, diantaranya “Spirit Lintas Agama” (2000), “Spirit Pluralisme” (2001-2002), “Pluralisme, Perempuan dan Pergulatan Identititas” (2003), serta “Perempuan, Perjuangan Identitas dan Upaya Membangun Perdamian dalam Masyarakat Plural” (2004-2006). Diskusi-diskusi tersebut diikuti oleh aktivis ORNOP, mahasiswa, akademisi, ibu rumah tangga, dan kelompok lainnya.

Tetapi sayangnya, baik perpustakaan maupun diskusi bulanan KAPAL tersebut belum diakses secara maksimal oleh publik yang terindikasi dari masih rendahnya jumlah pengunjung perpustakaan dan peserta diskusi. Rendahnya jumlah publik yang mengakses resource centre ini telah memaksa KAPAL untuk me-review strateginya selama ini yang hanya menunggu bola saja menjadi lebih aktif dengan mendatangi kelompok-kelompok potensial. KAPAL akan melakukan kegiatan “KAPAL Goes to Campus” dimana KAPAL akan mendatangi kampus-kampus terpilih di Jakarta untuk mensosialisasikan nilai-nilai pluralisme dan mempromosikan perpustakaan. Dengan cara ini diharapkan nilai-nilai pluralisme akan semakin meningkat di kalangan mahasiswa dan arah ke pembangunan perdamaian akan semakin kuat di Indonesia. ***