Kegiatan

Emergency Relief Update

Lombok; August 8, 2018. Posko Perempuan and team have successfully distributed help to 4 villages: Bayan (546) Sukadana & Sambik Elen (468), Tenige and Sokong (678). There are a total of 1.692 villagers. The last 2 villages only had help much later due to horrible and unreachable access. People yet to receive help are still

[ Read More ]

Posko PEREMPUAN di Lombok, NTB

UPDATE DISTRIBUSI BANTUAN Selasa, 8 Agustus 2018 Posko PEREMPUAN di Lombok didirikan sejak gempa yang pertama pada tanggal 29 Juli 2018 atas inisiasi Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM), Institut KAPAL Perempuan dan Sekolah Perempuan. Posko PEREMPUAN ini didirikan untuk semua dan memberikan perhatian khusus pada kelompok paling rentan. Gempa kedua pada tanggal 5 Agustus

[ Read More ]

Penandatangan MoU Pusat Kajian Gender dan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Hamzanwadi

Cita-cita Institut KAPAL Perempuan dan LPSDM untuk bekerjasama dengan Universitas Hamzanwadi di Lombok Timur untuk mendirikan Pusat Kajian Gender dan Pembangunan Berkelanjutan akhirnya tercapai. Pada tanggal 11 Januari 2018 ditandatangi MoU atau Nota Kesepahaman untuk bekerjasama untuk 5 tahun ke depan. Penandatangan MoU diwakili oleh Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah,M.Pd (Rektor Universitas Hamzanwadi), Bahran

[ Read More ]

Pelantikan Sekolah Keterampilan Kerja untuk PRT

Hari ini, 19 November 2017 Jala PRT menyelenggarakan Pelantikan untuk siswa yang lulus angkatan pertama Sekolah Ketrampilan Kerja untuk Pekerja Rumah Tangga. Lita Anggraini, koordinator Seknas Jala PRT dalam sambutannya bahwa ketrampilan dan keahlian yang diberikan bukan hanya untuk mendapatkan ketrampilan tetapi juga untuk perjuangan hak. Mendapatkan pengetahuan adalah hak PRT. Peserta Sekolah Ketrampilan angkatan

[ Read More ]

TOT Pendidikan Feminis: Kepemimpinan Perempuan untuk Kesetaraan dan Perdamaian

TOT Pendidikan Feminis: Pemimpin Perempuan untuk Kesetaraan dan Perdamaian. #Hari Pertama Pembukaan oleh Ibu Misi, Direktur Institut KAPAL Perempuan, 15 Oktober 2017. TOT ini dilaksanakan tanggal 15-19 Oktober 2017 di Depok, Jawa Barat. Bahwa TOT Pendidikan Feminis ini dilakukan sebagai salah satu penyikapan meningkatnya sikap intoleransi, menguatnya sekat-sekat antar kelompok yang berbeda yang memungkinkan terjadinya

[ Read More ]

Jangan Meninggalkan Perempuan, Anak-anak dan Masyarakat yang Selama ini Sudah Dimarjinalkan

Sudah dua tahun, pemerintah berkomitmen melaksanakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs tetapi menurut para narasumber yang hadir dalam Konferensi Pers yang dikoordinir INFID menyatakan pemerintah masih jalan di tempat. Artinya belum menunjukkan perkembangan berarti. Misiyah, Direktur KAPAL Perempuan, sebagai salah satu narasumber dalam Konferensi Pers tersebut menyatakan bahwa pemerintah harus konsisten dengan kampanye internasional

[ Read More ]

Transek, Pemantauan dan Sekolah Perempuan

Transek adalah salah satu alat PRA (Participatory Rural Appraisal) untuk mengetahui situasi dan sumber daya masyarakat di suatu wilayah dengan cara berjalan menelusuri wilayah tersebut (desa/kelurahan). Hasilnya kemudian dibuat dalam bentuk bagan atau gambar irisan muka bumi. Metode ini dipakai oleh anggota Sekolah Perempuan yang tergabung dalam Tim Pemantau Komunitas dalam rangka pemantauan pelaksanaan Program

[ Read More ]

Perempuan untuk Memperkuat Nilai-Nilai Kemerdekaan

SEKITAR 160 perempuan yang terdiri dari anggota Sekolah Perempuan dari Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara Kaum, Rawajati, Institut KAPAL Perempuan, aktivis perempuan dan Pekerja Rumah Tangga (PRT), tadi pagi melaksanakan upacara dalam rangka memeringati Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di Gelanggang Remaja, Jakarta Timur, Kamis (17/8). Direktur Institut KAPAL Perempuan Misiyah dalam rilisnya yang diterima mediaindonesia.com

[ Read More ]

Perempuan Memantau Program Perlindungan Sosial

Pematauan/Monitoring adalah MUDAH. Semua orang dapat melakukannya! Kegiatan pemantauan, monitoring evaluasi (monev) dan audit sosial seringkali dianggap pekerjaan besar, rumit dan ada pandangan hanya dapat dilakukan oleh orang pintar dengan pendidikan tinggi. Bahkan karena rumit dan sulit maka berbiaya tinggi. KAPAL Perempuan memposisikan diri bahwa siapapun dapat melakukan pemantauan. Tentu saja melalui proses belajar seseorang

[ Read More ]

Seni Adiluhung: Pengaturan Negara Terhadap Seni dan Tubuh Seniman Perempuan

Mengawali bulan Februari 2017, Institut KAPAL Perempuan mendapatkan narasumber yang sangat menarik untuk berbicara dalam diskusi tentang Seni dan Budaya. Beliau adalah Amrih Widodo. Saat ini mengajar di The Australian National University, Canberra. Ada dua topik penting yang disampaikan oleh narasumber, yaitu pengaturan negara terhadap berkesenian dan penggunaan kebudayaan sebagai spirit perjuangan untuk melawan penguasaan

[ Read More ]