Pernyataan Sikap; Wujudkan Rasa Aman Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Hentikan Penyebaran Berita Bohong, Konten Kekerasan dan Ujaran Kebencian Tindak Tegas Seluruh Pelaku Aksi Kerusuhan Dan Aktor Intelektual

Kami, Jaringan Masyarakat Sipil penggiat hak asasi perempuan, kelompok marginal, hak asasi manusia dan memperteguh kebhinnekaan di Indonesia. Kami menjunjung tinggi demokrasi dan mengakui hak setiap rakyat Indonesia untuk menyatakan pendapat dan berkumpul. Dalam berdemokrasi, kami menegakkan prinsip keadilan, kesetaraan dan menolak segala bentuk kekerasan.

Dengan dasar dan sikap politik diatas, kami mengecam keras terjadinya aksi dan tindakan kekerasan dan menuntut semua pihak yang terlibat dalam peristiwa kerusuhan atau yang mengarah pada kerusuhan dan tindak kriminal lainnya untuk mepertanggungjawabkan perbuatannya.

Untuk itu, kami menyatakan sikap terhadap kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 dengan
desakan untuk:

1. Menghentikan semua aksi massa yang mengarah pada kerusuhan dan menyebabkan kerugian
fisik dan psikis berupa keresahan, rasa tidak aman, ketakutan dan kekerasan.

2. Menghentikan segala bentuk teror, menghentikan provokasi dan mobilisasi dengan politisasi identitas yang berdampak permusuhan ras, suku, agama, jenis kelamin dan memecah belah kebangsaan Indonesia.

3. Menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bersikap bijak dalam menggunakan sosial media ataupun platform media pengantar pesan dengan tidak menyebarkan konten-konten berisikan ujaran kebencian, aksi-aksi kekerasan dan berita palsu (hoax) dan menangkalnya dengan memberikan rujukan sumber informasi terpercaya.

4. Mendesak pemerintah untuk melakukan penyelidikan terhadap seluruh rangkaian peristiwa yang mengarah pada terjadinya kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 dengan mengungkap pelaku dan penggerak massa serta semua yang terlibat dalam merencanakan aksi kerusuhan berujung kekerasan dan tindak kriminal lainnya.

5. Mendukung upaya penegakan hukum dan tindakan sebagai bentuk tanggung jawab aparat keamanan untuk melakukan penertiban terhadap para perusuh sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku demi menjaga keamanan rakyat Indonesia dan dalam koridor penegakan hak asasi manusia.

Pernyataan sikap ini dibuat oleh perwakilan organisasi-organisasi dan individu-individu yang bekerja di wilayah Kota dan Kabupaten Kupang (Nusa Tenggara Timur), Lombok Timur, Mataram (Nusa Tenggara Barat), Pangkajene dan Kepulauan/ Pangkeo, Bone, Makassar (Sulawesi Selatan), Padang, Bukittinggi (Sumatera Barat), Gresik, Surabaya, Jember, Lumajang, Nganjuk, Malang (Jawa Timur) dan DKI Jakarta, Bengkulu, Palembang, Yogyakarta, Manado, Gorontalo, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Mamuju, Majenne (Sulawesi Barat), Maluku Utara, Maluku, Poso, Timika, Sumatera Utara, Salatiga, Bali.

Organisasi dan Individu Penanggung Jawab Pernyataan Sikap pada tanggal 23 Mei 2019 yang
diupdate 25 Mei 2019:

A. Organisasi
1. Misiyah, Direktur Institut KAPAL Perempuan, Jakarta, Telp. 08111492264, email:
misi@kapalperempuan.org
2. Mulyadi Prayitno, Direktur Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM), Sulawesi Selatan Telp. 085101441129, email: alif.amanda@gmail.com
3. Iva Hasanah, Direktur Kelompok Perempuan dan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K), Jawa Timur. Telp. 08123509149, email: ivahasanah@gmail.com
4. Ririn Hayudiani, Wakil Direktur Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM), Lombok Timur, NTB. Telp. 0818543798, email: ririn@lpsdmitra.org
5. Delmyser M. Ndolu, Direktur Pondok PERGERAKAN, Kupang NTT, Telp. 082341631436,
email: dello_gello@yahoo.com
6. Yulianti, Direktur Pambangkik Batang Tarandam (PBT), Padang Sumatera Barat, Telp.
081270352515, email: yulianti_puti@yahoo.com
7. Herna Lestari, Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan, Jakarta
8. Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE Jakarta, 08129307964,
wahyu@migrantcare.net
9. Yamini Soedjai, Ketua LBH Jentera Perempuan Indonesia-Jember, telp. 085852337411,
yaminisoedjai@gmail.com
10. Dian Daniati S sos, Organisasi Perempuan Kartini, Sulawesi Barat
11. Dian Kartikasari, Sekjend Koalisi Perempuan Indonesia
12. Retno Dwi Utami, Gender Working Group, Sulawesi Barat, telp. 082259338099, email:
retno.polewali@gmail.com
13. Lely Zailani, Ketua Dewan Pengurus HAPSARI (Himpunan Serikat Perempuan Indonesia) Sumatera Utara. Telp.081264546767 Email: lely_hapsari@yahoo.com
14. Luh Riniti, Ketua Yayasan Bali Sruti, Denpasar, Bali, 08123873650, luhriniti@yahoo.com
15. Arianti Ina Restiani Hunga. Pusat Studi Gender dan Anak. UKSW. Salatiga. Parahita Foundation. Salatiga email; ina.hunga@uksw.edu. tlp: 08156555321
16. Amee adlian, Ketua badan pengurus Harian (Cangkang queer ) sumatera utara Telp .
08116199115 Email : cangkangq@gmail.com
17. Juwariyah, LKSA Baldah Thoyyibah, Nganjuk, telp. 081331155107, email: Lksabaldahthoyyibah@gmail.com
18. Djoko Pratomo, Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) 081332577889
19. Riski Nurhaini, Direktur Yayasan Prakarsa Swadaya Masyarakat (YPSM), Jember, email:
rizkinurhaini@gmail.com
20. Titik Hartini, ACE Jakarta
21. Khoirun Nisa, Sarekat Pengorganisasian Rakyat, Malang. Email: sawokecik_16yahoo.com
22. Valleria Grossitudinis C, pengurus WKRI Jember. Email: sonya@mama_yahoo.com, telp
0813580501930
23. Muhammad Islahuddin, Ketua YK.Jatim, email: ykjatim@gmail.com, telp. 082330706131
24. Eva Khovivah – PKBI Aceh
25. Redy Saputro, Komunitas Peace Leader
26. Yeni Roslaini, Direktur Eksekutif Women’s Crisis Centre Palembang, 08127118614,
yeniroslaini1@gmail.com
27. Sumiati, Rumah Seledri Mataram NTB
28. Ratnawati, Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Bone ratnawati_bone@yahoo.co.id
29. Henny Supolo Sitepu, Ketua Yayasan Cahaya Guru (YCG) telp: +62 813-8525-5871 Email:
hennysupolo@cahayaguru.or.id
30. Lilis Kalyanamitra, Jakarta
31. Ruby Khilifah, AMAN Ìndonesia
32. Pinky Saptandari, BK3S Jatim
33. Bambang Budiono Pusham Surabaya
34. Kencana Indrishwari, Aktivis Gerakan Perempuan dan Anak, Koordinator KePPaK Perempuan, 087877273285
35. Ersinta Erni, Aliansi Perempuan Kalimantan.
36. Tetty Sumeri, Cahaya Perempuan WCC, Bengkulu. Telp. 0813127825686
37. Swara Parangpuan Sulut, Telp. 0431 8803563, Email: swaraparangpuansulut@hotmail.com
38. Mitra Imadei, Jl. Batu Tulis VII No 7, Jakarta Pusat 10120.
39. Lusia Palulungan (Dewi Keadilan Sulawesi Selatan) di Makassar
40. Yayasan Rumah Mama Sulawesi Selatan, Email: yayasanrumahmama@gmail.com telp.
085343917416)

B. INDIVIDU
1. Zumrotin K. Soesilo, aktivis HAM, Jakarta
2. Damairia Pakpahan, aktivis Perempuan, Yogyakarta
3. Mimin, aktivis Perempuan Jember, Jatim
4. Yunety Tarigan, aktivis perempuan anti – korupsi, Jakarta
5. Merry Manu, aktivis Perempuan, Kupang, NTT
6. Ratna Yunita, Jakarta
7. Margareth Haliwela aktivis perempuan Maluku
8. Kasmiati (perorangan) -Mataram – Lombok – NTB
9. Asia Andi Pananrangi, Bone, Sulawesi Selatan
10. Neny Agustina Adamuka, aktivis perempuan dan perdamaian, Kota Malang
11. Meity Mongdong, aktivis lingkungan dan perempuan, Papua, 0811485622
12. Hendar Putranto, alumnus STF Driyarkara, anggota Perkumpulan KAPAL Perempuan, email:
hendarputranto@gmail.com
13. Margaretha T. Andoea, Sekjen YMcA Indonesia
14. Jusmiati Lestari, Ketua Dewi Keadilan Sulawesi Selatan, jusmiatilestari@gmail.com
15. Lusi Margiyani, aktifis perempuan Yogyakarta
16. Sri Hidayati, perempuan dari Yogyakarta
17. Arianto Kanan, pemerhati sosial di Timika Email: kananarianto@gmail.com 0811445833
18. Mh. Firdaus, anggota Dewan Eksekutif Institut kAPAL Perempuan
19. Vivi George, Aktifis Perempuan, Manado, Sulawesi Utara
20. Dewi Tjakrawinata, aktivis perempuan, Jakarta
21. Ona T.Ramzia djangoan Aktifis Perempuan Maluku Utara
22. Theresia Indriani Pratiwi, aktivis Perempuan Kalimantan Tengah
23. Titik Kartika, aktivis Perempuan, Bengkulu
24. Rochyati Wahyuni Triana, dosen Fisip Unair
25. Ati Djangoan, mahasiswa Pascasarjana, Bogor
26. Muhammad Djufryhard, Gusurian Gorontalo
27. Theresia Iswarini, aktivis perempuan, Jakarta
28. Iswanti, aktivis perempuan, Yogyakarta
29. Rahmawati Hari, Aktivis Perempuan, Kabupaten poso

30. Rezki Khainidar, Aktivis Perempuan, Bukittinggi, telp.08116688977
31. Nurhikmah Biga, Aktifis Perempuan Gorontalo,
32. Alifah Aulia Maghfirah, Ketua Ikatan Pelajar Putri Nadhatul Ulama Kota Gorontalo
33. Mia Siscawati, pengajar dan aktivis perempuan
34. Shelly Adelina, aktivis perempuan
35. Ani Widyani Soetjipto, aktivis perempuan

36. Sri Kusyuniati, aktivis perempuan
37. Catharina Indriastuti, aktivis perempuan
38. Ruth Eveline, aktivis perempuan
39. Septiani Anggriani, aktivis perempuan
40. Vistamika Wangka, aktivis perempuan
41. Andi Nur Faizah, aktivis perempuan
42. Ratih Purwarini, aktivis perempuan
43. Alita Karen, Makassar