Sekolah Perempuan Gelar Upacara “Memerdekakan Perempuan”

gergeJAKARTA – Sekolah perempuan dan institute Lingkar Pendidikan Alternatif (Kapal) Perempuan menggelar upacara 17 Agustus untuk “memerdekakan perempuan” di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Administrasi Jakarta Timur. Pantauan Okezone, puluhan perempuan melakukan upacara dengan khidmat. Mereka menggunakan baju dengan tema merah putih. Upacara sendiri dimulai sekira pukul 07.30 WIB.

Untuk diketahui sekolah perempuan ini dipelopori oleh institute Kapal Perempuan yang memiliki siswa dari Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara Kaum dan Bidara Jati.

“Sekolah ini bertujuan membangun kesadaran kritis terhadap ketidakadilan bagi perempuan, anti kekerasan terhadap perempuan dan bagaimana perempuan bisa mempengaruhi proses pembangunan di daerahnya. Jadi mereka mulai membangun dari diri sendiri, selanjutnya keluarga sampai berpengaruh ke masyarakatnya,” kata Winoto Dewan Penasehat KAPAL Perempuan kepada Okezone di lokasi upacara, Rabu (17/8/2016).

Sekolah perempuan ini juga mengajarkan mengenai konsep gender hingga bagaimana memantau program pembangunan. Rata-rata siswa yang belajar adalah tamatan SD hingga SMA.

“Kita ajarkan misalnya apa itu gender, apakah konsep gender membuat diskriminasi terhadap perempuan, faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakadilan gender. Belajar memantau program pembangunan seperti isu kesehatan supaya perempuan mendapatkan kesehatan, kesehatan reproduksi dan sebagainy,” terang Winoto.

Dalam upacara tersebut, sekolah perempuan dan institute Kapal Perempuan juga mendesak Presiden Jokowi agar menghapuskan pernikahan usia dini kepada anak. (wal)

Sumber: Okezone