Opini

Bekerja dan Berkomunikasi Efektif selama WFH

Untuk mencegah berkembangnya penularan COVID-19 ini, pemerintah membuat kebijakan untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satu kebijakan PSBB ini adalah Bekerja dari Rumah yang biasa dikenal WFH (Work From Home). Pemerintah memberlakukan sejak Maret 2020 dan diperpanjang pada Januari 2021 dengan waktu yang belum tentu. Selama WFH, tanggung jawab dan pekerjaan organisasi tentu tetap

[ Read More ]

Radio Siperennu FM, Suara Perempuan di Pulau pada Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat akses masyarakat menjadi terbatas. Kehadiran radio komunitas menjadi penting bagi masyarakat, terutama para ibu dan perempuan di daerah terpencil, termasuk kepulauan. Oleh SONYA HELLEN SINOMBOR 13 Januari 2021 10:11 WIB Link KOMPAS: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2021/01/13/radio-siperennu-fm-suara-perempuan-di-pulau-di-masa-pandemi/ ”Hallo para pendengar Radio Komunitas Perempuan Siperennu. Semangat pagi buat ibu-ibu yang mungkin menjalankan aktivitasnya di pagi hari ini. Selamat

[ Read More ]

Empowering Women

Dokumentasi: Sonya Hellen Sinombor “Misiyah has proven that when women are equipped with knowledge of gender equality and reproductive health, change can occur.” Oleh SONYA HELLEN SINOMBOR 5 Januari 2021 Link KOMPAS: Empowering Women https://www.kompas.id/baca/english/2021/01/05/empowering-women/ Women at the grassroots are often considered powerless, poorly educated and belittled, and their voices are often not taken into

[ Read More ]

Pentingnya Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Pekerja Rumah Tangga (PRT) Indonesia

Dimuat Deutsche Welle (DW), 16 Juni 2020 Oleh: Misiyah —— Berapa jam sehari pekerja rumah tangga Anda bekerja? Apakah mereka mendapat libur? Bagaimana jika mereka sakit? Misiyah mengingatkan arti pentingnya profesi ini untuk mendapatkan perlindungan yang layak. Tanggal 16 Juni merupakan momen penting yang diperingati sebagai Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional. Pada tanggal 16 Juni

[ Read More ]

Sedini Mungkin, Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Sedini Mungkin, Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Masa pembatasan sosial yang berkepanjangan membuat para perempuan dan anak rentan mengalami kekerasan di rumah. Mereka membutuhkan perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah. Oleh SONYA HELLEN SINOMBOR 17 Mei 2020 02:27 WIB   JAKARTA, KOMPAS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati

[ Read More ]

Solidaritas Tanpa Batas untuk Perempuan-Perempuan Akar Rumput

“Solidaritas menjadi kunci pertahanan masyarakat di tengah kondisi darurat pandemi Covid-19. Dengan saling membantu satu sama lain, masyarakat yang paling terdampak bisa diselamatkan” Oleh: Sonya Hellen Sinombor Kompas, 8 April 2020 Pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus korona baru beberapa minggu terakhir mengguncang perekonomian keluarga miskin dan kelompok rentan di kota maupun desa-desa. Kehadiran bantuan

[ Read More ]

RUU Ketahanan Keluarga Mengancam Pencapaian SDGs

Penulis: Misiyah Direktur Institut KAPAL Perempuan dan Steering Committee Gender Watch, Program MAMPU 27 February 2020, 06:10 WI DALAM pekan ini beredar draf RUU Ketahanan Keluarga dan naskah akademiknya yang memicu kemarahan publik. RUU ini dinilai merupakan kemunduran, bahkan akan menjerumuskan Indonesia ke masa kegelapan. Salah satu yang menjadi penanda reformasi Indonesia ialah penegasan bahwa

[ Read More ]

Revisi Terbatas UU Perkawinan Agenda Mendesak

  Media Indonesia, 18 September 2019  SIDANG Paripurna DPR RI pada 16 September 2019 setelah perdebatan panjang, akhirnya memutuskan batas minimal usia menikah perempuan naik dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Sebuah langkah bersejarah di antara sengitnya kontroversi masalah penentuan umur ini, DPR menindaklanjuti surat yang dilayangkan Presiden tepat 10 hari sebelumnya tentang Pembahasan Revisi

[ Read More ]

Mungkinkah Indonesia tanpa Feminis

Penulis: Misiyah Misi Direktur Institut Kapal Perempuan Pada: Selasa, 09 Apr 2019, 07:00 WIB OPINI HARI-HARI ini beredar di media sosial tagar #Indonesiatanpafeminis yang membawa pesan atau tepatnya melakukan stigma bahwa feminis ialah ancaman bagi perempuan Indonesia. Tentu bukan tanpa kesengajaan jika tagar itu muncul menyusul reaksi penolakan dan pemutarbalikan konten Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan

[ Read More ]