Dukungan Pangan dan Kebutuhan Lansia di Pulau Terpencil – Pangkep

Sejak April 2020-Juni 2021, Prof. Saparinah Sadli memberikan dukungan pangan dan kebutuhan sehari-hari untuk lansia di Pulau Saugi, Pulau Kulambing, […]

Halima seorang kepala keluarga perempuan yang tinggal di Pulau Sakuala. Ia bekerja sebagai penjahit jaring kepiting yang hanya diberikan upah Rp.3.000,- – Rp.10.000 dalam satu bentangan yang dilakukan sebanyak 3-4 minggu.

Sejak April 2020-Juni 2021, Prof. Saparinah Sadli memberikan dukungan pangan dan kebutuhan sehari-hari untuk lansia di Pulau Saugi, Pulau Kulambing, Pulau Sabutung, Pulau Satando, Pulau Sapuli, Pulau Banko-Bangkoang, Pulau Salemo, Pulau Sagara, Pulau Sabangko dan Pulau Sakuala di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Bantuan ini diberikan secara berkala setiap bulan kepada lansia dan keluarga yang mempunyai anak disabilitas. Bantuan berkala ini sangat membantu para lansia mengalami kesulitan dalam pemenuhan pangan sehari-hari. Penerima bantuan ini tampak berseri-seri ketika menerima bahan pokok maupun uang tunai. Ada 60 lansia yang berhasil dijangkau dalam bantuan yang disalurkan oleh Institut KAPAL Perempuan bekerjasama dengan YKPM oleh Nurhayati dan Rosniati.

 

Link video penerima bantuan: https://drive.google.com/drive/folders/11EtR7LYXGifGDRVrWZlUegCmCB8zmGwQ?usp=sharing 

 

 

 

Lihat Artikel Terkait

Profil Partisipan Workshop Advokasi Data Responsif Gender untuk Pencapaian Kesetaraan Gender dalam SDGs

profil-partisipan-workshop-sdgs-maret2018

SIARAN PERS: Duta Besar Australia Mengunjungi Kebun Kolektif Sekolah Perempuan di Padang Pariaman

  Padang Pariaman, 30 September 2025 — Duta Besar Australia...

Pos PEREMPUAN

Tanggap Darurat Sulawesi Barat Pos PEREMPUAN dibentuk sehari setelah gempa...

Scroll to Top