PPHAM dan Upaya Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender

  Perempuan Pembela HAM (PPHAM) kerap menghadapi kekerasan fisik, digital, hingga psikologis. Mereka berdiri di garis depan membela keadilan, hak […]

 

Perempuan Pembela HAM (PPHAM) kerap menghadapi kekerasan fisik, digital, hingga psikologis. Mereka berdiri di garis depan membela keadilan, hak perempuan, dan kelompok rentan, namun sering diintimidasi, kehilangan pekerjaan, diretas, bahkan dikriminalisasi lewat UU ITE, semua ini adalah kekerasan berbasis gender akibat keberanian mereka melawan ketidakadilan patriarkal. Meski ada SNP No. 6 dari Komnas HAM dan perlindungan dari LPSK, upaya ini belum menyentuh akar persoalan, terutama bagi PPHAM di daerah terpencil. Negara belum sepenuhnya hadir. Perlindungan bagi PPHAM harus menjadi agenda mendesak, baik di tingkat nasional maupun komunitas. Tanpa itu, masa depan keadilan dipertaruhkan. Apa saja ancaman yang dihadapi PPHAM? Lalu, perlindungan apa yang dapat mereka akses? Simak video ini.

 

Lihat Artikel Terkait

Belajar dari Kehidupan

“Tidak mudah membangun gerakan perempuan karena ada penolakan dari keluarga...

SIARAN PERS: Duta Besar Australia Mengunjungi Kebun Kolektif Sekolah Perempuan di Padang Pariaman

  Padang Pariaman, 30 September 2025 — Duta Besar Australia...

Peluncuran “Gerakan Kepemimpinan Perempuan untuk Mewujudkan TPB/SDGs yang Responsif Gender, Inklusif dan Transformatif”.

Peluncuran ini diselenggarakan pada hari Rabu, 25 Juli 2018 di...

Scroll to Top