Siaran Pers Perempuan Memaknai Kemerdekaan ke 75 Tahun Indonesia dan Peluncuran Sekolah Perempuan Nusantara

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun adalah momen penting dan bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Semangat yang terkandung dalam tema “Indonesia Maju” peringatan kemerdekaan ke 75 ini sangat relevan bagi perempuan Indonesia yang mencapai kemajuan di suatu titik namun di titik lain masih didera kekerasan dan diskriminasi. Pesan penting dari perempuan dalam peringatan kemerdekaan adalah setiap manusia dengan identitas apapun harus dijamin bebas dari kekerasan khususnya kekerasan berbasis gender. Perempuan berhak menikmati dan merayakan kemerdekaan dalam hidupnya, merdeka menyuarakan aspirasi, mendapatkan rasa aman, bebas dari ancaman kekerasan dalam berbagai situasi, mendapatkan perlindungan dan terpenuhi hak atas kualitas hidup yang baik.

Pada tanggal 17 Agustus 2020 ini kami, perwakilan organisasi-organisasi yang tergabung dalam Gerakan Gender Watch, yang selama ini melakukan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan kritis dan kepemimpinan perempuan akar rumput menyuarakan “Perempuan Lintas Identitas untuk Memaknai Kemerdekaan” oleh berbagai jaringan perempuan. Peringatan ini juga dijadikan penanda sejarah untuk meluncurkan Sekolah Perempuan Nusantara. Sekolah Perempuan Nusantara tersebar di desa-desa kepulauan dan pegunungan terpencil, rawan bencana, miskin, masyarakat adat, miskin kota, wilayah kerusakan lingkungan, dan kekeringan di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

Sekolah Perempuan Nusantara merupakan nama ini dipilih dengan semangat memperteguh cinta tanah air, kebangsaan, ke-Indonesiaan dan penghargaan terhadap nilai-nilai keberagaman identitas gender, kelas, suku, ras, etnis dan agama. Sekolah Perempuan sudah memasuki tahun kedelapan, diharapkan menjadi salah satu model pemberdayaan perempuan yang secara khusus mengembangkan kepemimpihan perempuan akar rumput dengan membangun kesadaran kritis, kecakapan hidup, solidaritas, dan komitmen untuk melakukan perubahan menuju masyarakat yang setara, berkeadilan gender dan inklusif.

Untuk mencapai visinya, dibutuhkan kerja keras, komitmen dan kerjasama berbagai pihak dalam menghadapi tantangan berlapis antara budaya patriarki, konservatisme yang dilekatkan dengan norma-norma. Di depan mata kita, kekerasan seksual terjadi di berbagai tempat dan mengancam kehidupan perempuan mulai dari balita, remaja, perempuan dewasa bahkan disabilitas. Karena itu, kemerdekaan Indonesia ke-75 ini harus menjadi peringatan agar Indonesia tidak melanjutkan segala bentuk tindakan yang menghadang proses legislasi perlindungan perempuan. Tidak ada alasan yang mendasar untuk menggantung Rancangan Undang-Undang Kekerasan Seksual dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Melalui siaran pers ini hari kemerdekaan dan peluncuran Sekolah Perempuan ini, kami mendesakkan penghapusan segala bentuk kekerasan berbasis gender yang terjadi di sektor ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dibutuhkan aksi nyata terutama bentuk kebijakan, penganggaran dan dukungan kelembagaan legislatif dan eksekutif yang berperspektif gender dan pluralis.

Jakarta, 17 Agustus 2020
———–

Kontak Person:
Organisasi yang mengembangkan Gerakan Gender Watch:

  1. Institut KAPAL Perempuan

Misiyah (Direktur) : 08111492264
Budhis Utami (Koordinator Nasional Gender Watch): +62 813-1010-8334
Ulfa Kasim (Koordinator Nasional Capacity Building Perempuan): +62 813-2516-1996

  1. Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM Nusa Tenggara Barat)

Bahran Ilmi (Direktur) 0812 3713257
Ririn Hayudiani (Koordinator Program LPSDM Nusa Tenggara Barat): 0818 543 798

  1. Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) Sulawesi Selatan

Mulyadi Prayitno (Direktur YKPM Sulawesi Selatan): 0851 0144 1129
Rosniati (Koordinator Program YKPM Sulawesi Selatan): 0811 4611 011

  1. Kelompok Pengembangan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K) Jawa Timur

Iva Hasanah (Direktur KPS2K Jawa Timur): 0812 3509 149

  1. Pambangkik Batang Tarandam (PBT) Sumatera Barat

Yulianti (Direktur PBT Sumatera Barat): 0812 7035 2515
——————————– 

SEKOLAH PEREMPUAN NUSANTARA

  1. Sekolah Perempuan Lombok, NTB

Muliani (Ketua Sekolah Perempuan Lombok Utara): 0853 3943 5434
Siska Hamidatul Aini (Sekretaris Sekolah Perempuan Lombok Timur): 0877 0111 8539

  1. Sekolah Perempuan Pulau:

Fitri Ramadani (Ketua Sekolah Perempuan Muda): 0821 9078 0283

  1. Sekolah Perempuan Padang:

Camarleni (Pengurus Jaringan Sekolah Perempuan Barita): 0821 7442 2099

  1. Sekolah Perempuan Gresik:

Elis Setyowati (Koordinator Sekolah Perempuan Gresik-Jawa Timur): 0819 1311 5677

  1. Sekolah Perempuan Jakarta

Ning Setiyani (Ketua Sekolah Perempuan Jakarta): 0812 9108 7108

  1. Sekolah Perempuan Kupang:

Risnawati Dethan Sau (Ketua Sekolah Perempuan Desa Mata Air): 0823 3910 3306

Post a comment