Kegiatan

Pos PEREMPUAN

Tanggap Darurat Sulawesi Barat Pos PEREMPUAN dibentuk sehari setelah gempa besar yaitu pada 17 Januari 2021. Pos ini didirikan oleh para relawan yang mempunyai kepedulian dan memberikan bantuan berupa kebutuhan khusus perempuan, bayi, anak-anak, lanjut usia, disabilitas terutama di wilayah yang sulit mengakses bantuan. Pos PEREMPUAN dipusatkan di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majenne yang dikelola oleh

[ Read More ]

Empowering Invisible Women

Roughly half of the 192 million eligible voters in the upcoming general elections are female, which provides much potential for presidential and legislative candidates to make their campaigns sound as good as possible for women. Commemorations of International Women’s Day on March 8 in the country have highlighted many facets showing that whoever wins, empowering

[ Read More ]

Perjanjian Kerjasama Program Pengembagan Pusat Studi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Perjanjian kerja sama tentang Program Pengembangan Pusat Studi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang Responsif Gender merupakan kerja sama antara Univeritas Negeri Makassar (UNM) dengan Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) dan Institut KAPAL Perempuan dilaksanakan di Gedung Pinisi, Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 20 Juli 2018.  Perjanjian ini ditandatangani oleh Prof. Dr. Gufran Darma Dirawan,

[ Read More ]

Pos PEREMPUAN; Pos Untuk Semua dan Memberikan Perhatian Khusus Pada Kelompok Paling Rentan

  Inisiatif ini merupakan respons cepat dalam kondisi darurat atas gejala alam gempa bumi di Nusa Tenggara Barat, Minggu, 29 Juli 2018 gempa pertama yang pusatnya di Lombok Utara. Bantuan ini diutamakan untuk dusun-dusun terpencil di pegunungan dan lokasi yang sulit dijangkau. Kami menginisiasi respons cepat ini dimulai dengan mengirim nasi bungkus di dusun-dusun terpencil

[ Read More ]

Emergency Relief Update

Lombok; August 8, 2018. Posko Perempuan and team have successfully distributed help to 4 villages: Bayan (546) Sukadana & Sambik Elen (468), Tenige and Sokong (678). There are a total of 1.692 villagers. The last 2 villages only had help much later due to horrible and unreachable access. People yet to receive help are still

[ Read More ]